semua berawal saat kami semua ada di lab. bahasa. untuk menjaga kebersihan ruangan, di lab. bahasa kami harus melepas sepatu dan sandal kami.
jam menunjukan kami harus pulang, karena jam les telah habis. saat kami bergegas keluar dengan gembira, semua berubah seketika menjadi panik setelah teman kami dede kehilangan sepatunya. sehingga kamipun curiga sepatu itu telah dicuri karena sepatu itu tak dapat ditemukan dimanapun. dan kecurigaan kami bertambah, karena saat itu juga sekolah tetangga kami yang sekolah siang sedang melaksanakan proses belajar mengajar. kecurigaan kami bukanya tanpa alasan, ini dibarengi dengan kesaksian dari salah satu ibu kantin yang mengatakan ada seorang murid sekolah tetangga yang gerak-geriknya sangat mencurigakan. setelah beberapa menit berlalu, setelah mengumpulkan bukti dan informasi yang ada, bukti dan informasi mengarahkan kami ke salah satu kelas sekolah tetangga.
waktu berselang kami tetap berusaha mencari pencuri tersebut, guru-guru pun ikut membantu. murid-murid sekolah tetangga segera dikumpulkan di aula, mereka diberikan ceramah agar pintu hati mereka terketuk dan mau mengakui kesalahan yang diperbuatnya. hingga akhirnya seseorang dari mereka mengaku dan memberi tahu tempat ia menyembunyikan sepatu teman kami. ia kemudian digelandang ke ruang guru dan sepatu teman kami pun akhirnya kembali.
Friday, January 7, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






